Sabtu, 28 Mei 2011

Kapolres : Kita Periksa Dulu PT Jember Vision


Kapolres Jember AKBP Samudi, S.Ik,

Jember, (1titik.com) – Kapolres Jember AKBP Samudi, S.Ik, kepada www.1titik.com, menegaskan bahwa kasus tayangan film porno oleh PT Jember Vision yang disiarkan tanggal 6 Mei 2011, pukul 15.30 WIB itu segera ditangani serius.
Dia akan memeriksa para saksi, mengumpulkan barang bukti, dan juga menerima pengaduan dan informasi dari masyarakat lainnya terkait masalah itu. Karena di dalam UU Anti Pornografi No 44 Tahun 2008 tersebut ditegaskan barang siapa menyiarkan tayangan porno bisa dikenakan sanksi.
“Tentu saja, kita akan kros cek. Apakah memang masih ada rekamannya, dan file – filenya. Kita masih akan periksa. Jangan sampai mereka ketakutan dulu dan membuang semua bukti itu. Tapi, masyarakat ada yang memiliki bukti tayangannya, terima kasih,” ujar AKBP Samudi.
Kapolres menegaskan dia menerima pengaduan dari masyarakat terkait penayangan film porno oleh PT Jember Vision. Tayangan itu berupa adegan tidak selayaknya karena tanpa sensor. Seharusnya ada editing dan penyensoran. Tetapi dibiarkan begitu saja.
“Dalam laporan masyarakat itu, adalah pelanggan TV Cabel PT Jember Vision, dan juga masyarakat luas. Kita akan periksa semuanya. Pengaduan ini sudah tiga hari lalu. Tapi, mohon maaf baru kita laksanakan, karena kesibukan,” ujar Kapolres Jember AKBP Samudi.
Rabu, 11 Mei 2011 Kasatreskrim Polres Jember AKP Alith Alarino, S.Ik, langsung melakukan pemanggilan terhadap para saksi dan manajemen PT Jember Vision, hari itu juga setelah menerima berkas pelaporan dan pengaduan masyarakat tersebut. ki

PT Jember Vision Pecat Operator Siarnya

Jember, (1titik.com) – Manajemen PT Jember Vision, dalam rapatnya menghasilkan keputusan untuk memberhentikan secara tidak terhormat alias pemutusan hubungan kerja (PHK) dari karyawannya yang berada di bagian operator siar.
Operator siar yang sial itu adalah Moch. Zuhdi. Karyawan yang berasal dari Kota Tape Bondowoso ini sejak 11 Mei 2011 tidak diberi hak dan kewajiban untuk terlibat dalam PT Jember Vision.
Moch Zuhdi, dinilai melanggar aturan perusahaan, kode etik, dan aturan standart operasional dari PT Jember Vision. Sehingga akibatnya sangat fatal. Film yang tidak layak ditonton masyarakat akhirnya terekspos keluar secara full. Sehingga beberapa adegan telanjang bulat, dan menciumi puting akhirnya dengan tanpa sensor tersiarkan.
Gelombang protespun bermunculan. Baik melalui Fb, tayangan media elektronik hingga melalui telepon langsung. Akibatnya, meluas kepada urusan ke jajaran pihak berwajib. PT Jember Vision kini berhadapan dengan aparat karena dinilai melanggar UU siar, UU perlindungan konsumen, UU anti pornografi, UU tentang IT, UU Penyiaran, KUHP, dan UU Perlindungan anak dan Perempuan.
“Kalau perlu PT Jember Vision itu pelanggarannya karena penggelapan pajak. Karena ijin tayang iklan, royalti lagu, iklan, dan hak siar lainnya yang harus jika mendapatkan hasil keuangan harus diserahkan ke negara, sebagian,” ujar Fatkul Hadi, praktisi dari radio swasta nasional di Jember.
Abdul Munir, Direktur PT Jember Vision mengatakan bahwa pihaknya mengakui bahwa jaringan TV Cabel dulunya sangat banyak di Jember. Ada puluhan penyedia jasa TV Kabel atau biasa disebut LO (Lokal Operator). Karena ada network dan jaringan puluhan LO bergabung membentuk PT Jember Vision.
PT Jember Vision mendapat ijin EDP (Evaluasi dan Proses) dari KPID Jawa Timur tanggal 8 Maret 2011, dan pelaksanaan EDP tanggal 18 Maret 2011. EDP tersebut masih belum bersifat legal formal aktual tetapi proses pengajuan. PT Jember Vision, setelah terbentuk beriktikad baik mengurus menjadi legal.
“Tidak benar kalau kita main – main saja. Karena niat utamanya kita adalah ingin menggali potensi rakyat Jember di berbagai bidang,” ujar Abdul Munir.
Makanya, kata dia, semua LO bergabung dan setuju konsorsium saham di PT Jember Vision. Kebetulan dirinya yang ditunjuk menjadi Direktur. Kemudian, atas petunjuk KPID PT Jember Vision, menghasilkan produktion house lokal content berupa Jember TV. Acaranya diantaranya : amburadul, video klip artis lokal dan nasional, film internasional dan lokal, pengajian dan ceramah agama Islam.
“Kalau sekarang terjadi kesalahan dari operator jelas, bahwa kita tegas. Kita pecat dia dan PHK saat itu juga. Karena standart operasional prosedur tidak dipakai,” ujar Abdul Munir.
Abdul Wahid, Kabid Teknis, tidak ingin PT Jember Vision tidak legal. Karena itu masalah seluruh Indonesia. Sehingga PT Jember Vision adalah bergabung dengan Asosiasi Pengusaha TV Kabel Indonesia (Apektindo) dan dia salah satu pengurusnya. Semua berkeinginan untuk menjadi berbadan hukum dan legal.
“Kalau kami dikatakan PKL dari pengusaha Televisi besar itu, ya tidak apa – apa. Karena memang kita masih kecil. Tetapi, kalau iktikad menjadi legal sangat kuat. Ini kan persoalan bangsa. Regulasi masih banyak yang belum diterbitkan, terkait pengusaha TV Kabel yang menjamur di Indonesia,” ujar Abd Wahid.
Wahid, berharap, setelah PT Jember Vision meminta maaf  secara terbuka itu, di hadapan rakyat diwakili pers itu bahwa polemik akan berakhir. Sehingga proses pengurusan selanjutnya dalam usahanya bisa kembali berjalan. Soal tayangan itu diakui sebagai kesalahan dan kelalaian dari operator saja. ki

Jumat, 27 Mei 2011

www.islam-download.net


Saudara/i-ku sekalian yang semoga dirahmati Allahu Subhanahu wa Ta'ala...

Foto ilustrasi warnawarninews yg diambil dari 1titik.com

Allah -subhanahu wa ta'ala - berfirman :
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam [mengerjakan] kebaikan dan ketakwaan." (QS Al-Maidah : 2)

Allah -subhanahu wa ta'ala - berfirman :
"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?" (QS Fushshilat : 33)

Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda :
“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.” (Hadits Shahih, Riwayat Muslim no. 2674).

Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda :
“Sesungguhnya ada di antara manusia, orang-orang yang menjadi kunci-kunci kebaikan, penutup-penutup keburukan. Dan ada juga sebagian orang yang menjadi kunci-kunci keburukan, penutup-penutup kebaikan. Maka beruntunglah orang yang Allah jadikan sebagai pembuka pintu kebaikan, dan sungguh celakalah orang yang Allah jadikan dia sebagai pembuka pintu keburukan." (HR Ibnu Majah, dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam ash-Shahihah [1332])

Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda :
“Sesungguhnya Allah dan para Malaikat, serta semua makhluk di langit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat (mendoakan kebaikan) bagi orang yang mengajarkan kebaikan (ilmu agama) kepada manusia” [HR at-Tirmidzi (no. 2685) dan ath-Thabrani dalam “al-Mu’jamul kabiir” (no. 7912)].

Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda :
"Demi Allah! Jika Allah memberikan hidayah (kepada) seseorang dengan perantara dakwahmu, itu lebih baik bagimu dari seekor unta merah" [Hadits shahih, riwayat Bukhari & Muslim]

Keterangan : unta merah adalah harta kesayangan orang arab pada masa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam



Kepada saudara/i-ku sekalian yang semoga dirahmati Allahu Tabaaraka wa Ta'ala...
Di dalam situs Islam-Download, kami menyediakan 2.500+ file Islami ilmiah yang insyaaAllah bermanfaat bagi kita dan saudara/i kita, yang InsyaaAllah dapat menambah keimanan & keilmuan kita tentang agama Islam. Selain itu, di dalam situs ini kami pun telah menyediakan berbagai informasi download software free & legal dan juga informasi berbagai computer tips yang insyaaAllah bermanfaat untuk siapa pun yang datang berkunjung.

Alhamdulillaah, sejak bulan April 2007, berdasar statistik server telah jutaan orang mengunjungi website ini. Namun walau begitu, tentunya masih banyak lagi yang belum pernah mengunjungi situs ini, yang bisa jadi karena belum mengetahui tentang keberadaannya.
Mengingat hal tersebut maka betapa sayangnya jika sebagian saudara/i kita tidak mengetahui tentang keberadaaan situs ini. Karena bisa jadi mereka tertutupi dari berbagai ilmu dan manfaat yang bisa mereka dapatkan di dalamnya.

Karenanya, jadilah perintis kebaikan! Bantulah agar saudara/i yang lain mendapat manfaat dari situs ini seperti yang telah saudara/i rasakan dengan cara membantu kami menginformasikan keberadaan situs ini kepada saudara/i kita lainnya.

InsyaaAllah dengan melakukannya, Anda akan mendapatkan manfaat ganda, yaitu:
rasa bahagia dapat membantu saudara/i kita
tambahan pahala untuk setiap orang yang mendapat hal bermanfaat (ilmu, software, file, dll) dari situs ini, melalui perantara link anda.

Rasulullah -shallallahu 'alaihi wasallam- bersabda :
"Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 perkara; sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak yang shalih yang mendo'akannya". (HR.Muslim 3084)

Tetap mengalirnya pahala dari ilmu yang bermanfaat yang Anda sebarkan setelah Anda meninggal nanti, di saat amal-amal lainnya telah terputus, adalah bagaikan kehidupan kedua bagi Anda.

Karenanya, perbanyak pahala Anda dengan mendo'akan kami, merekomendasikan situs kami, memasang link menuju situs kami, membookmark situs kami. Dan dapatkan tambahan pahala untuk setiap pengunjung yang datang melalui link Anda, InsyaaAllah.

Anda dapat membantu dakwah kami dengan beberapa cara, antara lain :
[1] Mendoakan kami, para administrator islam-download.net

Pertama dan paling utama, MINIMAL bantulah kami dengan mendo'akan kami.
Doakan agar Allah mengampuni seluruh dosa kami dan mengkaruniai kami ketakwaan padaNya hingga akhir usia kami.

Doakan juga agar Allah mengkaruniai kami rezeki yang berlimpah, secara halal, mudah dan berkah, supaya kami dapat terus membiayai situs ini.
Serta doakan juga supaya Allah selalu mengkaruniai kami kesehatan dan waktu luang untuk mengurus situs kita yang tercinta ini.

Ketahuilah, bahwa jika seorang muslim mendo'akan kebaikan bagi saudaranya, maka malaikat akan mendo'akan kebaikan bagi orang yang mendo'akan saudaranya tersebut. Dan do'a malaikat adalah do'a yang maqbul (yang Allah kabulkan)...

Rasulullah -shallallahu 'alaihi wasallam- bersabda :
Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” [Shahih, HR Muslim No. 4912]

Karenanya, doakan kami saat ini juga, sebelum Anda lupa. Hanya satu menit saja.
Do'akanlah kebaikan untuk kami, maka Allah akan mengkaruniai Anda kebaikan yang serupa dengan do'a baik Anda kepada kami. InsyaaAllah. islam-download.net

Islam download

<a href="http://islam-download.net" target = "_blank"> <img src = "http://static.islam-download.net/images/banners/islam-dwnld-80x15-blue.png" alt="Software Tips Download" width = "80" height = "15" border = "0" /></a><br />
<a href = "http://muslim-download.net" target = "_blank"> <img src ="http://static.muslim-download.net/images/banners/muslim-dwnld-80x15-blue.png" alt="Free Software Download" width = "80" height = "15" border = "0" /></a><br />

Senin, 23 Mei 2011

Bendahara Partai Demokrat Akhirnya Dipecat


Jakarta-sbcnews.com: Akhirnya bendahara umum Partai Demokrat, Muhammad Nazarudin dipecat, pengumuman pemecatan ini disampaikan Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Senin (23/5/11) 21`.15 WIB dalam konferensi persnya di Jakarta. Walaupun Muhammad Nazarudin dipecat, ia masih duduk di kursi DPR-RI. DK Partai Demokrat tidak bersedia menjelaskan siapa pengganti posisi Nazarudin, karena ini bukan kapasitasnya memberikan penjelasan.
Dalam konferensi pers ini, DK mengatakan ada lima point yang membuat Nazarudin dipecat, diantaranya atas desakan berbagai pihak, karena akibat tindakan Nazarudin ini dapat mengganggu kinerjanya di Partai Demokrat, mencoreng citra Partai Demokrat karena dengan tindakannya dalam menurunkan kepercayaan public, termasuk hasil dari keterangan Nazarudin ketika dimintai keteragannya tadi pagi di Cekeas dan untuk memudahkan penegak hokum melaksanakan tugasnya dalam penyidikan di kemudian hari.
Dengan diberhentikannya Nazarudin ini, terjawab sudah munculnya desakan dan pertanyaan dari berbagai pihak. Sementara bagaimana langkah Nazarudin nantinya, sesuai dengan pernyataannya, pihaknya akan membuka borok MK (Mahkamah Konstitusi) yang diketuai Mahmud MD.
Akibat persoalan Nazarudin ini, sungguh memunculkan berbagai polemic di masyarakat dan terjadi saling serang statmen baik dari Nazarudin, Mahmud MD, Sekjen MK dan Ruhut Sitompul. Bahkan antara Mahmud MD dan Ruhut saling serang adu argument serta menunjukkan siapa yang paling hebat dalam masalah hokum.(team)

Minggu, 22 Mei 2011

Blog warna warni: Perusahaan Granit Laporkan Sejumlah Hakim ke KY

Blog warna warni: Perusahaan Granit Laporkan Sejumlah Hakim ke KY

Perusahaan Granit Laporkan Sejumlah Hakim ke KY

Jakarta (ANTARA) - Pihak perusahaan pertambangan batu granit PT Bina Riau Jaya melaporkan sejumlah hakim ke Komisi Yudisial (KY) atas dua putusan yang saling berlawanan pada kasus yang menimpa perusahaan itu.

"Setelah melaporkan pada 18 Mei, maka pada Senin (23/5) kami akan kembali ke Komisi Yudisial setelah melengkapi laporan," kata M Tunggal L Tobing, kuasa hukum PT Bina Riau Jaya di Jakarta, Minggu.

Tunggal Tobing melaporkan tiga hakim yang pernah bertugas di Pengadilan Negeri Tanjung Pinang yakni Antono Rustanto (mantan Wakil Ketua PN Tanjung Pinang sekarang hakim di Pengadilan Tinggi Bengkulu), Wahyu Widya Nurfitri (sekarang di PN Lubuk Linggau), dan Bambang Nurcahyo (sekarang di PN Kupang).

Selain itu, dua hakim di Pengadilan Tinggi Riau yakni Sjofian Mochammad (sekarang di Pengadilan Tinggi Bandung) dan Marthen Thosuly (telah meninggal dunia).

"Yang telah meninggal dunia tentu saja pengaduannya menjadi gugur secara otomatis," kata Tobing yang juga anggota Komisi II DPR periode 1999-2004.

Tobing juga melaporkan dua hakim agung di MA yakni Artijo Alkostar (Ketua Muda Bidang Pidana Umum) dan Timur P Manurung.

Tobing menceritakan kasus itu bermula ketika pihak PT Bina Riau Jaya menggugat pihak PT Sindo Mandiri, perusahaan granit lain, yang menggunakan akses jalan yang dibangun PT Bina, ke PN Tanjung Pinang dengan nomor perkara perdata No.16/PDT.G/2004/PN.TPI pada 25 Januari 2005.

PN Tanjung Pinang memenangkan gugatan itu pada 21 Maret 2005, selanjutnya di tingkat banding di Pengadilan Tinggi juga menang lewat putusan No.66/PDT/2005/PTR pada 25 Agustus 2005, dan menang lagi di tingkat kasasi di Mahkamah Agung lewat putusan perkara No.286 K/Pdt/2006 pada 30 Januari 2007.

"Atas semua putusan itu, PT Sindo tidak melakukan upaya hukum peninjauan kembali (PK) tetapi balik menggugat PT BRJ lewat PN Tanjung Pinang," kata Tobing yang juga pensiunan hakim.

Anehnya, menurut Tobing, hakim PN Tanjung Pinang memenangkan gugatan PT Sindo atas perkara No.38/Pdt.G/2007/PN.TPI pada 5 September 2008.

Di tingkat banding, PT Sindo juga memenangkan gugatan atas putusan No.117/PDT/2008/TP.PBR pada 10 Februari 2009.

Di tingkat kasasi, atas putusan No.1964/Pdt/2009, MA pada 25 November 2010 memutuskan menolak kasasi yang diajukan oleh PT Bina Riau Jaya.

"Bagaimana mungkin ada dua peradilan untuk objek yang sama dan menghasilkan dua keputusan yang saling berlawanan," kata Tobing.

Tobing berharap Komisi Yudisial bisa memeriksa majelis hakim yang menangani perkara ini," katanya.

Tobing tidak menyebutkan nama para hakim yang memenangkan gugatan PT Bina Riau Jaya.

Sementara dua perusahaan tambang batu granit ini, katanya, sejak enam bulan lalu berhenti beroperasi karena dihentikan oleh Bupati Bintan, Kepulauan Riau, atas pertimbangan keseimbangan lingkungan hidup.

Sabtu, 14 Mei 2011

Ditinggalkan Penghuni Bagai Rumah Hantu


Sebuah Catatan: Pantauan di Kawasan Industri Lobam

Empat  tahun silam, ketika saya diundang teman sekomunitas di Kawasan Industri Lobam, sangat terheran-heran, karena banyak perusahaan industry yang tutup, dan lebih tercengang ketika melihat perumahan yang dulunya rame berubah menjadi sepi, bak rumah hantu. Mereka yang berjualan di sekitar perumahan juga kelabakan, pembeli tidak seramai dulu dan kenapa ini bisa terjadi? Berikut saya mencoba mengajak pengunjung untuk berkunjung ke area itu.

Kebetulan teman saya meminta saya untuk meninjau lokasi yang bakalan dipasang jaringan Multimedia, dari pantauan di lapangan, mess karyawan awalnya memang penuh dan ramai, namun dalam beberapa bulan terakhir tiba-tiba kosong. Akibat kondisi ini, maka rencana menjadi batal.

Kemudian saya diajak keliling perkampungan yang banyak perumahan baru, tujuah tahun sebelumnya, kawasan ini sangat rame, banyak penghuni baru dan gemerlap lampu malam menghiasi perumahan itu. Jaringan pay tv juga ikut meramaikan kawasan itu sebagai hiburan bagi penghuninya.

Sungguh luar biasa, dampak dari hengkangnya investor ini sangat besar sekali, begitu juga rasa kecewa siapa saja yang bersusah payah mendatangkan investor pasti merasa kecewa. Tidak mudah memang menghadirkan dan meyakinkan investor agar mau berinvestasi di negeri ini, ternyata suatu ketika dimusuhi.

Kita sebagai aparat setempat hanya tinggal menjaga dan membina, agar investor ini tidak hengkang, tapi kenapa begitu mudah pihak yang tidak bertanggungjawab mengambil kesempatan memungli  investor itu. Jangankan investor asing, pengusaha local saya melihat kondisi seperti ini serasa mau lari menanamkan modalnya di luar negeri, tersebut terakhir ini lebih celaka lagi.

Apa alasan pengusaha local milih berinvestasi di negeri orang lain, tentu sama halnya dengan investor asing yang menanamkan modal di Indonesia. Tentu yang pertama adalah perlu adanya jaminan keamanan, karena ini menyangkut asset pengusaha. Kedua jelas mudahnya administrasi dan tidak berbelit serta tidak tumpang tindih pengurusan perizinan.

Jaminan keamanan meliputi diantaranya tidak adanya pungli (pungutan liar) baik dari oknum aparat dan preman. Untuk itu investor memenuhi segala aturan main yang berlaku dan kemudahan adminitrasi juga sangat diharapkan, tidak berbelit. Tetapi kenyataan di lapangan sangat jauh berbeda.

Potret nyata adalah, ketika ada suatu oknum berpengaruh memerlukan sesuatu dan tidak mendapatkan tanggapan maksimal dari investor dan hanya dilayani sesuai kemampuan, oknum ini merasa kecewa dan berusaha mencari kesalahan investor, bahkan mengancampun disampaikan dan ini sungguh memalukan intitusi serta pemerintah daerah serta negeri.

Hengkang=banyak yang dirugikan

Dengan hengkangnya investor ini, sudah tentu banyak pihak yangg menanggung kerugian, pemerintah tentunya dari pajak, warga banyak menganggur, pedagang akan sepi pembeli, developer atau bank turut merugi karena rumah kreditan tidak dapat dilanjutkan.

Saya diajak bersama-sama menghitung dari hal yang kecil, misalnya ada 1.000 karyawan dengan upah Rp. 2.000.000,- kali 1.000 akan mendapat nilai Rp. 2.000.000.000,- Ini artinya dalam sebulan akan terjadi perputaran keuangan senilai 2 miliyar di kawasan itu. Jika seluruh karyawan yang d PHK mencapai belasan ribu, berapa puluh miliyar yang tidak lagi beredar di kawasan itu. Jelas ini akan berdampak luas kepada roda perekonomian di kawasan tersebut.

Salah seorang karyawan mengeluh kepada saya, kenapa oknum aparat tidak berfikir dampak dari akibat perbuatannya, demi kepentingan pribadi sampai mengorbankan ribuan karyawan. Jika berbicara karyawan, berarti menyangkut isi perut, dan berapa kepala dalam satu keluarga yang harus menangis karena hilangnya lapangan pekerjaan.

Jika kita mau berfikir jernih dan proporsional, investor yang menanamkan modalnya di negeri ini berarti sebuah asset yang perlu dijaga, bukan kacaukan. Kembali lagi, untuk mendatangkan investor akan masuk ke negeri ini tidak semudah mengimpor material bangunan atau sebuah barang benda mati.

Investor local, yang menanamkan modalnya di negeri lain juga tidak sedikit, teman saya memilih berinvestasi di China, alasannya sangat simple, karena di China birokrasinya tidak terlalu rumit, mudah dan bahkan kita tinggal meminta di area mana yang diperluka. Walaupun itu di sebuah perkampungan, perkampungan itu bisa digeser sedemikian rupa, sehingga investor mudah menjalankan kegiatannya. Kemana masyarakat sebagai penduduk di perkampungan yang di gusur itu, oleh pemerintah China sudah disiapkan bangunan sejenis rusun (rumah susun) atau apartemen, dan mereka mayoritas pada tunduk dan mendukung program pemerintahnya.

Untuk mendukung operasional perusahaan ini, warga yang tadi tergusur dan telah diberikan tempat tinggal di apartemen, bisa menjadi karyawan atau menjadi pengusaha rumahan (home industry) sebagai pendukung industry besar yang menjadi induknya. Bagaimana dengan pajaknya dan tetek bengeknya? Pemerintah China tidak terlalu mempersoalkan, yang terpenting adalah pengusaha ini bisa menjalankan usahanya lebih dulu, soal pajak dan lainnya, bisa diatur dengan baik.

Pemerintah China lebih mengutamakan membina dan menganyomi investor asing dan local, karena ini menyangkut lapangan kerja yang bisa dijadikan tempat rakyatnya menopang hidup. Pertanyaannya, kenapa di Indonesia tidak berkaca ke sana, kenapa tidak mampu membina investor dengan baik, tetapi justru menjadikannya tempat mengambil “jatah” bulanan. Semoga ini menjadi masukan bagi pemerintah dan aparat penegak hokum di Indonesia, dengan tidak mementingkan pribadi akan tetapi lebih berfikir secara luas, demi kepentingan masyarakat Indonesia.

Kamis, 12 Mei 2011

PN Tanjungpinang Belum Laksanakan Putusan MA

Sabtu, 7/5/11, 12.00
 Jakarta-Warnawarninews: Kasus gugatan karyawan PT. Rotarindo Busana Bintan, Jl. Wonosari No. 1 Km 7, Kelurahan Kota Piring, Tanjungpinang, Kepri, akhirnya dikabulkan Mahkamah Agung (MA) pada 26 Mei 2010. Sebanyak 327 karyawannya perusahaan garmen ini selaku termohon kasasi, dan patut bergembira atas putusan MA tersebut, namun sampai saat ini PN Tanjungpinang belum melaksanakan eksukusi yakni pihak perusahaan wajib membayar sebagian gugatan karyawannya.
Akibat lambatnya eksekusi sesuai permohonan ratusan karyawan ini, akhirnya ratusan karyawan pada Senin (2/5/11) melaksanakan unjukrasa di halaman Kantor Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. Dalam orasinya, para karyawan ini memohon kepada PN setempat untuk segera melaksanakan eksekusi, karena dinilai sudah sangat terlambat.
Seharusnya, pihak PN melaksanakan eksekusi setelah menerima surat permohonan dari pemohon, maka itu karyawan meminta kepada PN untuk menjelaskan apa alasan tidak segera melaksanakan amanah Mahkamah Agung tersebut. Para karyawan berdemo dengan tertib, dan dijanjikan akan diberikan jawaban kembali pada Senin (9/5/11) lusa.
Jawaban PN Tanjungpinang pada (2/5/11) melalui wakil ketua PN, bahwa kenapa pihaknya belum  melaksanakan eksekusi, ini disebabkan adanya surat pengaduan dari pihak perusahaan, bahwa adanya tanda tangan palsu dalam surat kuasa permohonan eksekusi. Untuk membuktikan tanda tangan itu asli atau palsu, pihak PN masih meminta kepada Lapfor.
Sementara sebagaimana gugatan ratusan karyawan PT. Rotarindo, menggugat perusahaan sebesar Rp. 8,3 Milyar dengan rincian, Rp. 1,6 Miliyar sebagai biaya proses perkaya dan Rp. 6,7 Milyar biaya pesangon dan penghargaan masa kerja. Maka atas putusan MA No. 519K/Pdt.Sus/2009 tertanggan 26 Mei 2010, pihak perusahaan harus membayar atas gugatan karyawan tersebut.
Ketua Korwil FSPSI Kepri, Darsono selaku penerima kuasa bersama Colderia Sitinjak dan H Rahmat Suhartono WM mengatakan, ratusan karyawan ini menggugat perusahaan karena di PHK sepihak. Perusahaan mem-PHK karyawan dengan alasan perusahaan ditutup, namun untuk menutup perusahaan tidak menyertakan alasan yang jelas sesuai aturan yang berlaku.
Dikatakan Darsono, soal dugaan adanya pemalsuan tanda tangan dari pemohon eksekusi kenapa harus pihak termohon eksekusi yang melaporkan, seharusnya pihak pemilik tanda tangan. Jika pemilik tanda tangan membiarkan dan membenarkan jika itu juga tanda tangannya, sebenarnya juga tidak ada masalah. “Maka laporan adanya tanda tangan palsu ini hanya sebuah alasan saja untuk mengulur waktu eksekusi, tapi kita lihat lusa Senin (9/5/11),” ujar Darsono. (red)

Jumat, 06 Mei 2011


DIY Siaga Satu Pascatewasnya Osama Bin Laden
Rabu, 4 Mei 2011 02:07 WIB | 1783 Views

Osama bin Laden (Reuters)
Yogyakarta (ANTARA News) - Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigjen Pol Ondang Sutarsa Budhi mengatakan bahwa antisipasi setelah pengumuman tewasnya Osama bin Laden maka jajaran kepolisian daerah ini dalam keadaan siaga satu.

"Sampai kini kami masih siaga satu untuk antisipasi keamanan pascapengumuman tewasnya Osama di seluruh wilayah hukum Polda DIY," kata Ondang Sutarsa usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Esai Tingkat Pelajar SMA/SMK dengan tema `Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas Yogyakarta`, di Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Yogyakarta, Selasa.

Diminta komentarnya tentang kesiagaan Polda DIY setelah pengumuman tewasnya Osama Bin Laden, ia mengatakan bahwa jajarannya tidak terkecuali sampai saat ini masih dalam keadaan siaga satu berarti semua kekuatan secara keseluruhan bersiaga .

"Sejumlah titik rawan di daerah ini yang kemungkinan muncul aksi teror maupun anarkis sudah kami antisipasi dengan menempatkan anggotanya di titik rawan dan startegis, juga patroli keliling baik di kawasan keramaian maupun rawan kejahatan,"katanya.

Menurut dia tempat-tempat yang banyak konsentrasi wisatawan mancanegara (wisman) di Kota Yogyakarta, di antaranya hotel kelas bintang juga disiagakan petugas kepolisian dan yang rutin berpratoli adalah polisi wisata rutin.

"Pokoknya jajaran kepolisan daerah ini dalam keadaan siaga tanpa kecuali sehingga diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan nyaman,"katanya.

Ia mengharapkan tidak terjadi tindak anarkis kepada orang asing yang ada di daerah ini apalagi dilakukan "sweeping" kepada mereka.

"Namun, saya yakin di Yogya tidak akan ada tindakan `sweeping` orang asing khususnya warga Amerika sebab masyarakat kota ini tidak akan seperti itu. Sebagai destinasi wisata Yogyakarta memang banyak dikunjung wisatawan mancanegara (wisman). Jadi, jangan ada yang melanggar aturan dengan tindakan `sweeping` sebab akan berhadapan dengan jajarannya,"katanya.

Mengenai banyaknya temuan benda mencurigakan yang diduga bom, ia mengatakan pihaknya menghargai kecepatan masyarakat melaporkan kepada polisi tentang benda-benda mencurigan yang ditemukan di lingkungan mereka.

"Sekarang sudah begitu cepat masyarakat memberikan informasi kepada polisi jika ada benda mencurigakan,"katanya.

Sedangkan untuk antisipasi teroris yang masuk ke DIY, kata Ondang, pihaknya meminta warga untuk mewaspadai pendatang baru di lingkungan mereka, apalagi yang tidak pernah bergaul atau bersikap tertutup kepada para tetangganya.

"Hedaknya masyarakat melaporkan jika ada orang baru yang sikapnya mencurigakan apalagi tertutup dengan para tetangganya. Papan peraturan yang biasanya dipasang di mulut gang-gang kampung/desa yaitu 1x24 jam tamu lapor hendaknya dilaksanakan. Hal itu untuk antisipasi tindak kejahatan," katanya.

(ANT/S026)
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2011

Sabtu, 30 April 2011

Fenomena Gaib Kiai As’ad Syamsul Arifin

Situbondo, (1titik.com) – Kiai Haji As’ad Syamsul Arifin, dikisahkan pada suatu hari Kiai As’ad disuruh Kiai Wahab Hasbullah mengantarkan surat kepada Sunan Ampel. Dia tidak tahu isi surat itu, tapi dia tahu pasti kalau Sunan Ampel sudah almarhum puluhan, atau bahkan ratusan tahun silam. Namun, d...ia jelas tidak berani menolak perintah gurunya itu. Maka ke mana lagi dia berjalan kalau tidak ke makam sang sunan di Ampeldenta, Surabaya.
Tidak jelas bagaimana pengalaman spiritual yang diperoleh Kiai As’ad dalam mengemban tugas itu. Namun, yang pasti, reaksi Kiai Wahab, ketika dilapori bahwa suratnya sudah ditaruh persis di atas nisan sang sunan, beliau merasa bersyukur karena Sunan Ampel telah merestui pembentukan jam’iyah NU.
“NU adalah tarekat saya, sesuai dawuh (perintah) Sunan Ampel,” tutur Kiai Wahab.
Dikiisahkan pula, ketika Nahdhatul Ulama mengadakan hajatan di Sukorejo, yaitu Munas Alim Ulama 1983 dan Muktamar NU 1984, bantuan logistik mengalir, bahkan melimpah, dari masyarakat, khususnya warga NU. Tujuh hari sebelum acara, tercatat telah terkumpul 20 ekor sapi, 50 ekor kambing, 200 ekor ayam kampung, 15 ton beras, dan lima truk gula, telur, sayur, dan buah-buahan. Semuanya berdatangan di Sukorejo.
Acara yang melayani 1.500 orang itu, tiap hari rata-rata menghabiskan lima sampai enam kuintal beras, 130 sampai 300 ekor ayam, lima ekor kambing dan sapi, satu sampai tiga truk sayur mayur dan buah kelapa, dan tak terhitung kayu bakar, baik yang diantar dengan truk maupun di antar sendiri secara rombongan dengan sepeda ontel. Juru masaknya pun tak dibayar, mereka mengharapkan barakah dari para kiai.
Saking tingginya minat menyumbang dari warga, panitia sampai menolak ternak-ternak sapi dan kambing lantaran mereka tidak mempunyai tempat penampungan. Namun mereka tak habis pikir, binatang-binatang itu kemudian mereka antar lagi dalam bantuk daging.
Bantuan itu tidak hanya berasal dari warga yang kaya. Ada seseorang warga yang hanya memiliki dua ekor sapi yang satunya sedang hamil. Karena untuk acara keagamaan dia menyumbang salah satunya kepada Kiai As’ad.
Anehnya, beberapa hari kemudian seorang “tamu asing” mendatangi warga tersebut. Padahal saat mmberikan sapi itu, selain tulus ikhlas, warga tersebut juga tidak mencatatkan nama dirinya. Lalu, siapa yang memberitahukan tamu asing itu? Lucunya, tamu asing itu ngotot memberikan sejumlah uang beberapa kali lipat dari harga sapi. Karena ikhlas menyumbang untuk kiai, uang itu ditolak dengan tegas. Tapi, si tamu asing menegaskan tak mau meninggalkan rumah itu bila tetap ditolak. Akhirnya, dengan terpaksa uang itu diterimanya juga. Siapa orang asing itu? Manusia atau mahkluk alam lain? Wallahu a’lam.
Menundukkan Bandit
Pada masa itu, di daerah Besuki, jemaah salah Jumat sangat sedikit sekali bila dibandingkan dengan jumlah penduduknya. Setelah diteliti oleh Kiai As’ad, ternyata di sana ada seorang tokoh yang amat disegani masyarakat, seorang bajingan. Tanpa ragu-ragu, kiai mendatangi rumah tokoh tersebut.
Mengetahui bahwa tamunya seorang kiai besar, tuan rumah jadi kikuk dan kelabakan. Mereka menjadi sangat terharu dan hormat, karena sang kiai tidak mempermasalahkan dan melecehkan “profesi”-nya. Hebatnya lagi, kiai yang alim dan memiliki banyak ilmu itu mengaku sanggup tinggal bersamanya di dunia dan akhirat. Kalau dia nyasar ke neraka, kiai akan berusaha menariknya ke surga. Syaratnya, dia harus mampu memenuhi masjid dengan warga sekitar dalam setiap salat Jumat.
Diplomasi Kiai As’ad membuahkan hasil. Selain akhirnya orang-orang berbondong-bondong memenuhi masjid, sang bajingan itu akhirnya insyaf dan rajin ke masjid. Misteri apa yang ada pada diri Kiai As’ad sehingga mampu menundukkan bajingan itu? Inilah kelebihan Allah yang diberikan padanya.
Gebrakan Kiai
Merasa dirinya berada di jalan yang benar, Kiai As’ad berani melakukan apa pun, termasuk melawan dan mengusir serdadu Jepang yang berada di depannya. Entah kekuatan gaib apa yang menyertai kiai asal Pamekasan, Madura, ini sampai meja yang berada di depannya hancur berantakan saat digebraknya dengan sangat keras.
“Negeri ini milik kami!” teriak Kiai As’ad sambil menggebrak meja dengan sangat keras. “Negeri ini bukan milik Jepang. Kalian harus meninggalkan negeri ini. Kalau tidak, saya dan rakyat akan menyerang kalian!”
Para hadirin tercengang. Meja yang kukuh itu retak dan kakinya menembus lantai! Pemimpin Jepang bercucuran keringat dingin. Ketakutan! Wajah kiai merah, tak ada yang berani menatap. Semua diam membisu!
“Kalian harus pulang sekarang juga!” kata Kiai As’ad.
Mau tak mau, pemimpin Jepang itu menyerah dan menandatangani persetujuan pemulangan tentara Jepang dari Desa Curah Damar Garahan, Jember, ke Surabaya, dengan catatan semua senjata harus ditinggalkan.
Itulah hasil perundingan tokoh-tokoh masyarakat Karesidenan Besuki dengan pemimpin Jepang sekitar September-Oktober 1945 yang bertempat di Pondok Pesantren Sukorejo. Tentara Jepang akhirnya diangkut dengan kereta api ke Surabaya dengan kawalan anggota Pelopor, tentara keamanan Rakyat, Hizibullah Sabilillah, dan rakyat pada umumnya.
Suwuk Kiai
Sebagai kiai dan ulama besar, Kiai As’ad tidak hanya menguasai banyak ilmu dari para guru dan kitab-kitab Hikmah, namun juga ilmu-ilmu yang bagi masyarakat masa kini sebagai ilmu-ilmu gaib. Maklum, murid-muridnya banyak dari kaum bromocorah, sehingga dia pun banyak mendalami ilmu kanuragan (kekebalan). Saat sesama mereka dibekali sebilah pedang serta celurit dan disuruh saling membacok. Tapi, tebasan pedang dan celurit itu tidak ada yang mencederai mereka.
Sebagian murid lain, ada yang diuji melompat dari pohon kelapa yang tinggi dan ternyata badannya tetap utuh serta segar bugar. Yang ajaib adalah saat di antara para murid itu mampu menjatuhkan puluhan buah kelapa hanya dengan sekali pandang.
Di balik semua aktivitas itu, kiai sepuh yang sederhana ini terus-menerus membaca amalan-amalan agar tidak terlihat musuh. “Asma ini penting untuk mencuri senjata dan menyerang musuh,” tuturnya.
Para santri yang dulunya bromocorah, dua di antaranya bernama Mabruk dan Abdus Shomad, kemudian tergabung dalam Pasukan Pelopor itu, dan memang telah beberapa hari mendalami ilmu kanuragan serta silat. Mereka juga sudah di-jaza’ atau di-suwuk (ditiup dengan doa, atau disemprot dengan air yang sudah didoakan) oleh Kiai As’ad Syamsul Arifin. Keampuhan mereka itu dibuktikan dalam perjalanan di daerah Dabasah, dekat Bondowoso. Kebetulan di daerah tersebut terdapat sebuah gudang senjata Belanda. Pasukan Pelopor ini, dengan izin Allah SWT, berhasil mencuri 24 pucuk senjata dan sejumlah amunisi tanpa mendapat perlawanan. Dengan ilmu gaib khusus, anak buah Kiai As’ad itu berhasil masuk gudang tanpa terlihat oleh pasukan Belanda.
Pasir Jadi Dentuman Senjata
Ketika mengadakan gerilya, beberapa pejuang tampak membawa pasir. Konon, pasir itu adalah pemberian dari Kiai As’ad kepada para pejuang itu. Pasir tersebut kemudian ditaburkan ke kacang hijau di dekat markas tentara Belanda atau di jalan yang akan banyak dilewati tentara Belanda.
Aneh, suatu keajaiban terjadi. Puluhan tentara Belanda yang bersenjata lengkap itu tiba-tiba lari terbirit-birit ketakutan sambil meninggalkan senjatanya. Mungkin mereka mengira suara pasir itu adalah suara dentuman senjata api. Padahal, saat itu para pejuang tidak membawa senjata api. Bagaikan mendapatkan rejeki nomplok, para pejuang itu seakan berpesta pora dan memunguti satu per satu senjata-senjata yang ditinggal Belanda itu.
Dalam kesempatan lain, sebanyak 50 anggota Laskar Sabilillah mohon jaza’ kepada Kiai As’ad ke Sukorejo sebagai bekal untuk berjuang melawan Belanda. Pertama-tama yang ditanyakan oleh Kiai As’ad adalah keteguhan mereka untuk berjuang. “Apakah kalian betul-betul ingin berjuang?” tanya Kiai As’ad.
“Kami memang ingin berjuang, Kiai, asalkan kami diberi azimat,” jawab pemimpin rombongan.
“Oh, itu gampang,” jawab Kiai As’ad. “Be en entar bungkol, moleh bungkol (kamu berangkat perang utuh, pulang pun utuh).”
Lalu Kiai As’ad mengambil air putih dan menyuruh mereka meminumnya sambil membaca sholawat. Setelah itu Kiai As’ad berpesan, “Kalian tidak boleh menoleh ke kiri dan ke kanan. Terus maju, jangan mundur. Kalau maju terus dan tertembak mati, kalian akan mati syahid dan masuk surga. Tapi, bila kalian mundur dan tertembak, kalian akan mati dalam keadaan kafir!”
Mecah Diri
Pada suatu hari, Kiai Mujib diajak Kiai As’ad menghadiri delapan acara walimah haji di luar kota. Kiai Mujib baru merasakan keajaiban yang dialaminya setelah kembali ke Sukorejo. Mereka berangkat pukul 20.30, dan pukul 22.30 telah berada lagi di Sukorejo. Padahal perjalanan pulang pergi saja memerlukan waktu dua jam, sementara mereka harus mengunjungi delapan kali acara yang tepatnya masing-masing sangat berjauhan. Ini belum lagi dihitung waktu Kiai As’ad memberi ceramah dan jamuan makan, yang tentu saja memakan waktu tidak sebentar.
Ini ajaib. Mana mungkin perjalanan yang seharusnya memakan waktu dua jam plus semua acara yang tempatnya saling berjauhan dan memakan waktu berjam-jam itu bisa dilakukan hanya dengan dua jam? Kiai Mujib mengemukakan kebingungannya itu kepada sopir kiai, H. Abdul Aziz.
“Iya…iya, kenapa bisa begitu?” katanya sambil berulang kali melihat jam tangannya untuk menyakinkan diri bahwa saat itu memang baru pukul 22.30.
Seminggu kemudian, di Sukorejo, Haji Aziz memperoleh info mengenai keributan yang hampir saja terjadi di antara pemilik delapan acara walimah tersebut karena masing-masing ngotot didatangi kiai pada saat yang bersamaan. Akhirnya mereka sama-sama heran, sebab masing-masing mempunyai bukti berupa foto ketika kiai berada di rumah-rumah mereka.
Peristiwa seperti itu pernah dialami sendiri oleh Kiai As’ad ketika muda. Dia heran, ada kiai yang menjadi imam salat Jumat di tiga masjid dalam waktu yang bersamaan. Menurut kisah, Kiai As’ad bermakmun saat salat Jumat dengan imam Kiai Asadullah di Masjid Besuki. Bupati Situbondo, yang mendengar hal itu, membantah, dan sambil ngotot mengatakan bahwa Kiai Asadullah hari itu mengimammi salat Jumat di Situbondo, bahkan sang Bupati mengaku berdiri tepat di belakangnya. Penghulu Asembagus, yang kebetulan mendengar pertikaian itu, malah menimpali bahwa Asadullah menjadi imam salat di daerahnya.
Hal itu mengingatkan Kiai As’ad pada dawuh (perintah) Habib Hasan Musawa bahwa Kiai Asadullah telah mencapai maqam fana fi adz dzat, bisa menjadi tiga bhkan sepuluh dalam waktu bersamaan. Ilmu yang sama kelak kemudian hari juga dimiliki oleh Kiai As’ad
Maqam Fana
Mengetahui bahwa Kiai As’ad telah tertidur pulas, Kiai Mujib, yang memijit beliau, kemudian mencium badan sang kiai dari ujung kaki sampai ujung kepala. Namun, dia tidak mencium bau apa-apa. “Beliau ini sebenarnya ada apa-apanya tidak sih?” pikir putra Kiai Ridwan, pencipta lambang NU itu. “Apakah ini orang yang dikatakan sudah berada di maqam fana?”
Tapi ternyata Kiai Mujib terkaget-laget. Tiba-tiba terdengar suara, “Pak Mujib, apa yang sampean cari. Apakah sampean mengira di dalam tubuh saya ini ada apa-apanya?”
Dari pengalaman itu Kiai Mujib tersadar, lebih baik melihat beliau dari jauh. Ajaib! Kalau dilihat dari jauh terlihat agak samar tapi tampak, tapi kalau didekati tidak kelihatan. Sulit ditebak, seperti apa sebenarnya tingkatan maqom manusia yang bernama As’ad Syamsul Arifin itu. Sumber http://planet-evolution.blogspot.com/2010/05/fenomena-gaib-kiai-asad-syamsul-arifin.html.

Jumat, 08 April 2011

Pabrik Miras

Keberadaan pabrik Minuman Keras (Miras) di sekitar Jl. Telaga Biru, tepatnya di belakang Pabrik Crum Rubber di KM 14 Lengkuas, Bintan Timur, Bintan, Kepri, sudah lama dikeluhkan warga. Ini menyusul adanya kolam penampungan limbah yang tidak mampu lagi, akibatnya meluber dan mengalir ke parit.
Sementara parit itu sebagai melintasi rumah-rumah penduduk dan bahkan air parit yang airnya berasal dari sumber bukit itu, mengalir secara alami, bahkan di saat musim kemarau, air ini tetap mengalir dengan baik, walau arusnya tidak sederas musin hujan.
Akibat limbah terbawa arus parit ini, karuan saja menimbulkan bau yang tidak sedap, bahkan anak ikan-ikan yang berada di kolam tidak mampu hidup dan pada pingsan serta mati. Kebaradaan pabrik Miras milik Alim yang beralamat di Pelantar II Tanjungpinang ini, bahkan rencannya akan membangun lokasi untuk pengalengan sekaligus. Selama ini, di sini hanya sebagai produksi, sedangkan pengalengan dan pengemasan dilakukan di Tanjungpinang.
Miras ini berlabel Arak Putih, dan dijual di pasar bebas di Tanjungpinang, sejenis minuman keras yang bergambar Apek Botak. Minuman ini memang digandrungi anak-anak muda yang cekak kantongnya, karena harganya memang sangat murah ketimbang Miras bermerk lainnya.
Upaya warga yang protes kepada pemilik usaha Miras ini selalu mentok dan tidak mendapat respon, terutama dari Ketua RT, RW, dan bahkan dikatakan jika perusahaan ini sudah mendapat izin operasional dari Kantor Camat Bintan Timur.
Salah seorang warga di sekitar lokasi ini menuturkan, pihaknya tidak melarang keberadaan usaha ini, tetapi harus memperhatikan lingkungan. Mungkin dulu jarang rumah penduduk, kondisi sekarang sudah berbeda dan ini perlu mendapat perhatian khusus. Silahkan saja, tetapi kolam untuk menambung limbah sebelum dialirkan ke parit harus bagus. Sehingga limbah yang mengalir ke parit, sudah tidak beracun dan tidak pekat lagi.

Minggu, 03 April 2011

PSSI, Nurdin dan Andi Malarangeng

Kongres PSSI di Pekanbaru gagal sudah, dan Ketua PSSI Nurdin juga membatalkan, ia langsung kembali ke Jakarta. Akhirnya, Menegpora Andi Malarangeng membekukan PSSI dan pengurus PSSI harus segera keluar dari kantornya, karena lokasi itu milik pemerinta.
Muncul reaksi dari berbagai kalangan, menilai Nurdin tidak mampu melaksanakan Kongres PSSI, ada juga yang menilai kongres senngaja ada yang menunggangi dan berusaha digagalkan, kemudian tindakan Menegpora gegabah dalam membekukan PSII. Beginilah negeri ini, beraneka ragam budaya dan adat istiadat, beraneka ragam pula pola pikir dan kepentingannya.
Nurdin ada yang mengatakan memang sudah tidak patut lagi menjadi Ketua PSSI, namun Nurdin seakan disuruh ngotot harus bisa menduduki jabatan itu, tentu ada tujuan lain untuk kepentingan lain pula. Gelagat ini sudah bisa dibaca oleh pihak lain, terlebih yang tidak suka dengan Nurdin. Dicarilah kesempatan "emas" untuk benar-benar mendepak Nurdin, berhasil. Pada 26 Maret adalah saat yang tepat sebagai alasan mendepak Nurdin beserta kroninya.
Sekarang muncul pemikiran lain, siapa yang membekukan PSSI dan mendepak Nurdin, tentu juga punya maksud dan tujuan lain. Ini tentu terkait dengan kepentingan Partainya di massa mendatang. Tetapi Nurdin yang dihubungkan dengan kepentingan partai juga, ada yang menyangkalnya, oooalaaaaaaah.
Memang, ketika PSSI melawan Malaysia di Jakarta, penjualan tiket banyak yang menilai tidak profesional, PSSI dinilai tidak becus, tentu ini mengarah kepada ketuanya.
Terlepas dari itu semua, sebaiknya sekarang segera dibentuk kepengurusan yang baru saja, sehingga mereka yang bisa terus berlatih dan bermain bola dengan baik. Tentu diharapkan dengan managemen yang baru, dunia sepak bola di Indonesia akan berkembang lebih baik, tidak mengutamakan keponakan, anak teman, saudara dalam perekrutan pemain baru untuk di didik menjadi pemain yang handal dan berbakat.
Jika memang Kongres mendatang akan dilaksanakan di Surabaya, silahkan, tida ada masalah, yang terpenting laksanakan dengan baik dan aman. Jangan ribut lagi ya saudaraku.